Bek Liverpool, Dejan Lovren memiliki satu rahasia yang bakal menjadi senjata mematikan kala bersua Manchester United, pada laga lanj...
Bek
Liverpool, Dejan Lovren memiliki satu rahasia yang bakal menjadi senjata
mematikan kala bersua Manchester United, pada laga lanjutan Premier League
2016-2017, di Stadion Old Trafford, Minggu 915/1/2017).
Menurut eks
bek Southampton tersebut, Liverpool harus mengulang kembali kekuatan mental
seperti yang telah mereka perlihatkan musim lalu. Pernyataan Lovren merujuk
pada keberhasilan Liverpool menyingkirkan Manchester United dari ajang Liga
Europa.
Saat itu
Liverpool sukses menuai kemenangan aggregat 3-1. Penampilan istimewa Liverpool
terjadi saat berlaga di Stadion Old Trafford. Saat itu The Reds mampu menahan
gempuran Manchester United, dan membawa pulang hasil imbang 1-1.
"Kunci
keberhasilan kami adalah mentalitas tim. Saya pikir itu yang harus kami
lakukan, karena rahasia itu yang membuat seluruh potensi tim bisa tampil maksimal,"
tegas Lovren, di Liverpool Echo, Kamis (12/1/2017) waktu setempat.
Menurut
Lovren, persaingan Liverpool dan Manchester United tak hanya terjadi di
lapangan. Efek lain justru lebih besar, yakni perolehan poin di klasemen
sementara Liga Inggris.
Saat ini
kedua tim hanya dibedakan lima angka, dengan Liverpool berada di posisi lebih
baik dibanding Manchester United. Alasan itu pula yang membuat mental para
pemain Liverpool wajib tertata, karena akan mendapat tekanan.
"Siapapun
akan merasakan tekanan luar biasa jika bertemu tim sekelas Manchester United.
Artinya, kami harus membawa mental seperti musim lalu. Saya percaya teman-teman
bisa melakukan itu," kata Lovren.
Bek
berkebangsaan Kroasia tersebut menganggap Manajer Liverpool, Jurgen Klopp bakal
menjadi kunci. "Sejak musim lalu kami belajar dari manajer, terutama
ide-idenya. Filosofinya adalah soliditas tim, dan itu akan kami buktikan saat
berkunjung ke Old Trafford," tegas Lovren.
Gelandang
Adam Lallana sepakat dengan Lovren. Sosok Klopp bakal membuat Manchester United
kelimpungan dan menjadi simbol kebangkitan Liverpool.
Sumber:
Liverpool Echo, Liverpool
